<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Rizti's site &#187; religi</title>
	<atom:link href="http://izzahluvgreen.wordpress.com/category/religi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://izzahluvgreen.wordpress.com</link>
	<description>Tempatnya Rizti Nulis-Nulis</description>
	<lastBuildDate>Sat, 30 May 2009 22:54:23 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='izzahluvgreen.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/4b4875086586871e4f8579294270ee0a?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Rizti's site &#187; religi</title>
		<link>http://izzahluvgreen.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://izzahluvgreen.wordpress.com/osd.xml" title="Rizti&#8217;s site" />
		<item>
		<title>AMALAN SEBELUM PUASA</title>
		<link>http://izzahluvgreen.wordpress.com/2008/08/31/amalan-sebelum-puasa/</link>
		<comments>http://izzahluvgreen.wordpress.com/2008/08/31/amalan-sebelum-puasa/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 31 Aug 2008 12:33:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>izzahluvgreen</dc:creator>
				<category><![CDATA[Salafy]]></category>
		<category><![CDATA[religi]]></category>
		<category><![CDATA[Add new tag]]></category>
		<category><![CDATA[read more]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://izzahluvgreen.wordpress.com/?p=67</guid>
		<description><![CDATA[Assalaamu ‘alaikum wa rohmatullahi wa barokaatuh,
Rekan2 fillah, seperti yang sudah biasa kita saksikan dimana-mana, bahwa
menjelang bulan ramadhan, kuburan dimana2 penuh orang, jalanan disekitar
kuburan macet karena penuhnya orang2 awam agama yang berziarah. Juga
kita lihat jaman sekarang, saling sms untuk saling maaf-maafaan. Atau
bersilaturahmi diantara mereka.
Nah, sekarang kita tanya? Perbuatan mereka ada dasar syariatnya tidak?
Kalau mereka jawab :  [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=izzahluvgreen.wordpress.com&blog=3682995&post=67&subd=izzahluvgreen&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Assalaamu ‘alaikum wa rohmatullahi wa barokaatuh,</p>
<p>Rekan2 fillah, seperti yang sudah biasa kita saksikan dimana-mana, bahwa<br />
menjelang bulan ramadhan, kuburan dimana2 penuh orang, jalanan disekitar<br />
kuburan macet karena penuhnya orang2 awam agama yang berziarah. Juga<br />
kita lihat jaman sekarang, saling sms untuk saling maaf-maafaan. Atau<br />
bersilaturahmi diantara mereka.</p>
<p>Nah, sekarang kita tanya? Perbuatan mereka ada dasar syariatnya tidak?<br />
Kalau mereka jawab :  ” oh …itu bukan syariat islam kok, itu hanya<br />
tradisi nenek moyang kami”….maka kita jawab, kalau tidak ada kaitannya<br />
dengan syariat, mengapa harus dikaitkan dengan ramadhan?</p>
<p>Adapun kalau mereka menjawab : “wah…kata guru ngaji saya….atau kata<br />
ustadz saya….atau kata kiyai saya…atau kata orang tua saya,…atau kata<br />
kakek nenek saya, kalau mau ramadhan sebaiknya bermaaf2an dulu dan<br />
ziarah kubur”. Maka kita jawab guru ngaji yang mana? Ustadz yang mana?<br />
Kiyai yang mana? Itu ustadz belajar ilmu hadits nggak?<span id="more-67"></span></p>
<p>Perlu diketahui, tidak semua guru ngaji, atau ustadz atau kiyai mengerti<br />
masalah hadits dan ilmu2 yang berkaitan dengan dunia hadits. Bahkan<br />
beberapa ustadz kondang-pun terlihat sering membawakan hadits2 palsu di<br />
televisi dengan atau tanpa mereka menyadarinya….masya Allah!!. Ini<br />
bahaya…mereka bisa menyesatkan. Dan mereka hanya menjadi bahan<br />
olok2/cemoohan dan tertawaan bagi orang2 yang mengerti ilmu hadits.</p>
<p>Ketahuilah…bisa saja sebuah hadits itu shahih(sah), atau dho’if (lemah),<br />
maudlu (palsu), atau tidak ada asal usulnya (bathil/mungkar), tapi<br />
mereka nggak tahu akan hal itu, yang mereka tahu cuma hadits ya<br />
hadits…..yang penting hadits….apalagi kalau hadits2 itu kebanyakan<br />
mereka ambil dari kitab “Al Ihya” karya Imam Ghazali (wafat 505H/<br />
1111M). Ketahuilah, menurut Ulama ahli hadits Imam As Subki (wafat 756<br />
H/ 1355 M) dalam kitabnya “At Thobaqot Asy Syafi’iyyah” dan Al Imam Al<br />
Iraaqi (wafat 806 H/1404 M) dalam kitab “Takhrijul Al Ihya”, bahwa<br />
didalam kitab “Al Ihya”  karya Al Ghazali tersebut hampir terdapat 900<br />
hadits palsu yang tidak ada asal usulnya (laa aslaalahu). Sedangkan Al<br />
Ghazali sendiri dalam kitabnya “Qonun Ta’wil” berkata, “aku bukanlah<br />
ahli hadits, pemahaman haditsku hanya sedikit.”</p>
<p>Memang Al Ghozali adalah ulama Tasawuf besar dijamannya, bahkan masih<br />
diakui kebesaran namanya di jaman sekarang oleh para pangikutnya,<br />
tetapi, manusia mana yang tidak punya salah?</p>
<p>Nah, kembali ke soal maaf2an dan ziarah kubur sebelum ramadhan,<br />
fenomena2 keawaman seperti ini dapat dijelaskan sebagai berikut ;</p>
<p>biasanya orang yang melakukan hal2 diatas (maaf2an dan ziarah kubur<br />
sebelum ramadhan), mereka mendasarkan pada kebiasaan masyarakat awam dan<br />
pada hadits palsu ini:</p>
<p>Ketika Rasullullah sedang berhotbah pada suatu Sholat Jum&#8217;at (dalam<br />
bulan Sya&#8217;ban), beliau mengatakan Aamin sampai tiga kali, dan para<br />
sahabat begitu mendengar Rasullullah mengatakan Aamin, terkejut dan<br />
spontan mereka ikut mengatakan Aamin. Tapi para sahabat bingung, kenapa<br />
Rasullullah berkata Aamin sampai tiga kali.</p>
<p>Ketika selesai sholat Jum&#8217;at, para sahabat bertanya kepada Rasullullah,<br />
kemudian beliau menjelaskan: &#8220;Ketika aku sedang berhotbah, datanglah<br />
Malaikat Zibril dan berbisik, hai Rasullullah aamin-kan do&#8217;a ku ini,&#8221;</p>
<p>jawab Rasullullah Do&#8217;a Malaikat Zibril itu adalah sbb:</p>
<p>&#8220;Ya Allah tolong abaikan puasa ummat Muhammad, apabila sebelum memasuki<br />
bulan Ramadhan dia tidak melakukan hal-hal yang berikut: Tidak memohon<br />
maaf terlebih dahulu kepada kedua orang tuanya (jika masih ada); Tidak<br />
berma&#8217;afan terlebih dahulu antara suami istri;<br />
Tidak berma&#8217;afan terlebih dahulu dengan orang-orang sekitarnya. Maka<br />
Rasulullah pun mengatakan Aamin sebanyak 3 kali.</p>
<p>Hadits diatas adalah Maudlu/Palsu, semua imam ahli hadits sepakat akan<br />
kepalsuan lafazh hadits diatas dan hadits ini tidak ada asal usulnya.</p>
<p>Adapun yang benar adalah  hadits SHAHIH dibawah ini:</p>
<p>&#8220;Nabi Shallallahu &#8216;alaihi wa sallam naik ke atas mimbar kemudian<br />
berkata, &#8220;Amin, amin, amin&#8221;.<br />
Para sahabat bertanya. &#8220;Kenapa engkau berkata &#8216;Amin, amin, amin, Ya<br />
Rasulullah?&#8221;<br />
Nabi Shallallahu &#8216;alaihi wa sallam bersabda, &#8220;Telah datang malaikat<br />
Jibril dan ia berkata : &#8216;Hai Muhammad celaka seseorang yang jika disebut<br />
nama engkau namun dia tidak bershalawat kepadamu dan katakanlah amin!&#8217;<br />
maka kukatakan, &#8216;Amin&#8217;, kemudian Jibril berkata lagi,<br />
&#8216;Celaka seseorang yang masuk bulan Ramadhan tetapi keluar dari bulan<br />
Ramadhan tidak diampuni dosanya oleh Allah dan katakanlah amin!&#8217;, maka<br />
aku berkata : &#8216;Amin&#8217;. Kemudian Nabi Shallallahu &#8216;alaihi wa sallam<br />
berkata lagi. &#8216;Celaka seseorang yang mendapatkan kedua orang tuanya atau<br />
salah seorang dari keduanya masih hidup tetapi justru tidak memasukkan<br />
dia ke surga dan katakanlah amin!&#8217; maka kukatakan, &#8216;Amin&#8221;.</p>
<p>[Hadits SHAHIH Riwayat Bazzar dalam Majma'uz Zawaid 10/1675-166, Hakim<br />
4/153 dishahihkannya dan disetujui oleh Imam Adz-Dzahabi dari Ka'ab bin<br />
Ujrah,diriwayatkan juga oleh Imam Bukhari dalam Adabul Mufrad no. 644<br />
(Shahih Al-Adabul Mufrad No. 500 dari Jabir bin Abdillah)]</p>
<p>Kesimpulannya:</p>
<p>Maaf2an atau ziarah kubur itu bisa kapan aja.</p>
<p>Gak aturan syariat yang menganjurkannya sebelum bulan puasa. Atau lebaran.</p>
<p>Tidak ada tuntunan syariat saling meminta maaf dan ziarah kubur untuk<br />
mengawali puasa karena meminta maaf dan berziarah kubur tidak menunggu<br />
datangnya bulan puasa (bisa kapan saja) dan bukan merupakan bagian dari<br />
ibadah puasa itu sendiri.</p>
<p>Kalau ada ustadz yang ngotot membolehkan maaf2an dan ziarah kubur khusus<br />
sebelum bulan puasa, maka tidak dapat disangkal lagi bahwa ia awam ilmu<br />
hadits dan dapat terjerumus sebagai pelaku bid’ah.</p>
<p>Barang siapa yang ber-istihsan (menganggap baik suatu perbuatan yang<br />
berkaitan dengan masalah ibadah) yang tidak ada contoh serta dalil yang<br />
shahih dari Rasulullah shollallaahu ‘alaihi wasallam dan dari para<br />
sahabat Nabi shollallaahu ‘alaihi wasallam, maka sesungguhnya ia telah<br />
membuat syariat baru dalam agama ini, padahal Allah azza wa jall telah<br />
berfirman semasa Nabi shollallaahu ‘alaihi wasallam masih hidup ketika<br />
melakukan haji Wada’ diakhir masa2 turunnya wahyu :</p>
<p>“Pada hari ini Aku telah sempurnakan bagi kamu Agama kamu”  Al Maa-idah<br />
ayat 3 :</p>
<p>dan sabda Nabi shollallaahu ‘alaihi wasallam :</p>
<p>” Barang siapa yang mengada-adakan sesuatu amalan dalam urusan agama<br />
yang bukan datang dari kami (Allah dan Rasul-Nya), maka tertolaklah<br />
amalnya itu”. (SHAHIH, riwayat Muslim Juz 5,133)</p>
<p>juga sabda Nabi shollallaahu ‘alaihi wasallam :</p>
<p>“Amma ba’du! Maka sesungguhnya sebaik-baik perkataan adalah Kitabullah<br />
(Al-Qur’an) dan sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk Muhammad<br />
Shallallahu &#8216;alaihi wa sallam. Dan sejelek-jelek urusan adalah yang<br />
baru / yang diada-adakan (Muhdast) dan setiap yang muhdast adalah bid’ah<br />
dan setiap yang bid’ah adalah sesat dan setiap kesesatan tempatnya di<br />
neraka” (SHAHIH, riwayat Muslim Juz 3, 11, riwayat Ahmad Juz 3, 310,<br />
riwayat Ibnu Majah no 45)</p>
<p>Mudah2an risalah ini bermanfaat dan dapat membuka mata hati kita agar<br />
dalam memahami agama ini tidak sekedar ikut2an dan untuk lebih semangat<br />
lagi dalam mencari kebenaran dalam syariat Islam sesuai dengan apa2 yang<br />
diajarkan dan dicontohkan oleh Rasulullah shollallaahu ‘alaihi wasallam,<br />
diamalkan oleh para sahabat beliau.</p>
<p>Wassalaamu ‘alaikum wa rohmatullahi wa barokaatuh.</p>
<p>Oleh: Novy Abu Ayaz</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/izzahluvgreen.wordpress.com/67/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/izzahluvgreen.wordpress.com/67/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/izzahluvgreen.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/izzahluvgreen.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/izzahluvgreen.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/izzahluvgreen.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/izzahluvgreen.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/izzahluvgreen.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/izzahluvgreen.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/izzahluvgreen.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/izzahluvgreen.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/izzahluvgreen.wordpress.com/67/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=izzahluvgreen.wordpress.com&blog=3682995&post=67&subd=izzahluvgreen&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://izzahluvgreen.wordpress.com/2008/08/31/amalan-sebelum-puasa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/ff1260593955e31e9f8404639fc9e040?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">izzahluvgreen</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>SALAF, Inilah Aqidah kita dan Manhaj kita !</title>
		<link>http://izzahluvgreen.wordpress.com/2008/08/16/salaf-inilah-aqidah-kita-dan-manhaj-kita/</link>
		<comments>http://izzahluvgreen.wordpress.com/2008/08/16/salaf-inilah-aqidah-kita-dan-manhaj-kita/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 16 Aug 2008 10:55:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>izzahluvgreen</dc:creator>
				<category><![CDATA[Salafy]]></category>
		<category><![CDATA[religi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://izzahluvgreen.wordpress.com/?p=38</guid>
		<description><![CDATA[Bismillahirrahmaanirrahiim..
Di sini saia hanya selaku penyebar tulisan ini saja. Artikel ini ditulis oleh Syaikh Muqbil bin Hadi al Wadi&#8217;i.
1. Kita beriman kepada Allah, nama-nama-Nya dan sifat-sifat-Nya, menurut apa yang terdapat dalam Al-Qur’an dan As-Sunnah, tanpa tahrif(menyimpangkan maknanya), mentamtsil (memisalkan dengan makhluk), mentasybih(menyerupakan dengan makhluk) dan tanpa menta’thil (meniadakan atau menghapus sifat itu dari Allah)
2. Kita [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=izzahluvgreen.wordpress.com&blog=3682995&post=38&subd=izzahluvgreen&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Bismillahirrahmaanirrahiim..</p>
<p>Di sini saia hanya selaku penyebar tulisan ini saja. Artikel ini ditulis oleh Syaikh Muqbil bin Hadi al Wadi&#8217;i.</p>
<p>1. Kita beriman kepada Allah, nama-nama-Nya dan sifat-sifat-Nya, menurut apa yang terdapat dalam Al-Qur’an dan As-Sunnah, tanpa tahrif(menyimpangkan maknanya), mentamtsil (memisalkan dengan makhluk), mentasybih(menyerupakan dengan makhluk) dan tanpa menta’thil (meniadakan atau menghapus sifat itu dari Allah)</p>
<p>2. Kita berkeyakinan bahwa berdo’a kepada orang mati, meminta tolong kepada mereka dan begitu juga terhadap orang yang masih hidup pada masalah yang tidak disanggupi kecuali oleh Allah adalah syirik. Begitu juga keyakinan terhadap jimat-jimat, bahwa dia bisa memberikan manfaat bersama Allah atau tanpa Allah adalah syirik. Dan membawanya tanpa keyakinan adalah khurofat<span id="more-38"></span></p>
<p>3. Kita berpegang dengan dhazir ayat dan Sunnah. Kita tidak menta’wilkannya kecuali ada dalil yang membolehkan untuk melakukan itu dari Al-Qur’an dan Sunnah</p>
<p>4. Kita beriman behwa kaum mukminin akan melihat Rabb mereka pada Hari Akhir tanpa mentakyif (menanyakan bagaimana). Dan kita beriman dengan syafa’at dan akan dikeluarkannya orang-orang yang bertauhid dari neraka</p>
<p>5. Kita mencintai para Sahabat Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam dan membenci orang-orang yang mencela mereka. Kita meyakini bahwa menghina mereka berarti menghina agama ini. Karena merekalah yang membawanya kepada kita. Kita mencintai Ahlul Bait Nabi dengan kecintaan yang berdasar syariat</p>
<p>6. Kita mencintai Ahlul Hadits dan seluruh para salaf (pendahulu) ummat ini dari kalangan Ahlus Sunnah</p>
<p>7. Kita membenci Ilmu Kalam. Dan kita berkeyakinan bahwa dialah penyebab terbesar perpecahan ummat ini.</p>
<p>8. Kita tidak menerima keterangan dari kitab-kitab fiqih, tafsir, cerita-cerita lampau dari sejarah Nabi shallallahu alaihi wa sallam, kecuali yang ditetapkan Allah dan Rasul-Nya. Bukan berarti kita membuangnya dan tidak butuh kepadanya, tetapi kita mengambilnya dari kesimpulan para ulama kita yang faham dan yang selain mereka. Dan kita tidak menerima hukum kecuali yang berdasarkan argumen yang shahih</p>
<p>9. Kita tidak menulis dalam kitab-kitab dan pelajaran-pelajaran kita serta kita tidak berkhutbah kecuali dengan Al-Qur’an atau Hadits yang shahih untuk berhujjah. Kita membenci apa yang terdapat dalam kebanyakan kitab-kitab para pemberi nasehat, yaitu cerita-cerita bohong dan hadits-hadits lemah, bahkan palsu.</p>
<p>10. Kita tidak mengkafirkan seorang muslim kecuali karena kesyirikan atau karena meninggalkan shalat atau murtad. Semoga Allah melindungi kita dari hal-hal itu</p>
<p>11. Kita beriman bahwa Al-Qur’an adalah Kalamullah (ucapan Allah), bukan makhluk</p>
<p>12. Kita berpendapat wajib saling tolong-menolong sesama muslim mana saja dalam kebenaran. Dan kita berlepas diri dari dakwah-dakwah jahiliyah</p>
<p>13. Kita berpendapat tidak boleh memberontak terhadap pemerintah kaum muslimin selama mereka masih muslim. Kita tidak berpendapat bahwa revolusi adalah cara yang membawa kebaikan, bahkan itu adalah cara yang merusak masyarakat. Adapun sikap kita terhadap penguasa ‘Aden (Penguasa yg berhaluan komunis/sosialis), maka kita berpendapat bahwa memerangi mereka adalah adalah wajib hingga mereka mau bertaubat dari penyelewengannya, yaitu sosialisme dan mengajak manusia untuk beribadah kepada Lenin, Karl Mark dan tokoh-tokoh kafir lainnya</p>
<p>14. Kita berpendapat bahwa jama’ah-jama’ah yang baru dan banyak sekarang ini adalah penyebab perpecahan kaum muslimin dan yang melemahkan mereka</p>
<p>15. Kita berpendapat bahwa dakwah Ikhwanul Muslimin tidak cocok dan tidak baik untuk perbaikan masyarakat, karena mereka adalah dakwah politik, bukan dakwah yang bertujuan untuk memperbaiki jiwa. Dan dia juga dakwah bid’ah, karena dia adalah dakwah untuk membai’at orang-orang bodoh. Dan dakwah Ikhwanul Muslimin juga adalah dakwah fitnah, karena berdiri dan berjalan diatas kebodohan</p>
<p>Kita menasehati sebagian teman-teman kita yang masih bekerja didalamnya agar mereka segera meninggalkannya, hingga dengan itu dia tidak menyia-nyiakan waktunya pada masalah yang tidak bermanfaat bagi Islam dan kaum muslimin. Dan wajib bagi setiap muslim meyakini bahwa Allah akan menolong Islam dan kaum muslimin melalui tangan muslim mana saja dan jama’ah mana saja.</p>
<p>16. Adapun tentang Jama’ah Tabligh, silakan Anda membaca penuturan Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab Al Washshabi, beliau berkata:<br />
(a). Mereka mengamalkan hadits-hadits dhaif (lemah), maudhu’ (palsu) dan yang tidak ada asalnya<br />
(b). Tauhid mereka penuh dengan bid’ah, bahkan dakwah mereka berdasarkan bid’ah, karena dakwah mereka dasarnya adalah Al-Faqra yaitu khuruj (keluar). Dan ini diharuskan setiap bulan 3 hari. Setiap tahun 40 hari dan seumur hidup 4 bulan. Setiap minggu ada 2 Jaulah…Jaulah pertama di masjid yang didirikan shalat padanya. Dan yang kedua berpindah-pindah. Disetiap hari ada 2 halaqah, halaqah pertama di masjid yang didirikan shalat padanya. Yang kedua di rumah. Mereka tidak senang terhadap seseorang kecuali bila ia mengikuti mereka. Tidak diragukan lagi bahwa ini adalah bid’ah dalam agama yang tidak diperbolehkan oleh Allah<br />
(c). Mereka berpendapat bahwa dakwah kepada tauhid itu memecah belah<br />
(d). Mereka berpendapat bahwa mengajak manusia kepada sunnah itu memecah belah ummat<br />
(e). Pemimpin mereka berkata dengan tegas bahwa: bid’ah yang bisa mengumpulkan manusia lebih baik daripada Sunnah yang memecah belah manusia<br />
(f). Mereka menyuruh manusia untuk tidak menuntut ilmu yang bermanfaat secara halus atau terang-terangan<br />
(g). Mereka berpendapat bahwa manusia tidak bisa selamat kecuali dengan cara mereka. Dan mereka membuat permisalan dengan perahu Nabi Nuh ‘alaihis salam, siapa yang naik akan selamat dan siapa yang tidak naik akan hancur. Mereka berkata:”Sesungguhnya dakwah kita seperti perahu Nabi Nuh”. Saya sendiri yang mendengarkannya di Urdun dan Yaman<br />
(h). Mereka tidak menaruh perhatian terhadap Tauhid Uluhiyah dan Tauhid Asma wa Sifat<br />
(i). Mereka tidak mau menuntut ilmu dan berpendapat bahwa waktu yang digunakan untuk menuntut ilmu hanya sia-sia belaka</p>
<p>17. Kita mengikat pemahaman kita dengan Al-Qur’an dan Sunnah Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam yang berdasarkan pemahaman Salaf (pendahulu) ummat ini dari kalangan ahli hadits tanpa fanatik terhadap individu mereka, tetapi kita mengambil kebenaran dari orang yang membawanya. Kita tahu ada orang yang mengaku-ngaku sebagai Salafi (pengikut Salaf), padahal Salaf berlepas tangan dengan mereka, sebab dia berteman dengan orang-orang yang menghalalkan apa yang diharamkan Allah</p>
<p>18. Kita berkeyakinan bahwa politik adalah bagian dari agama ini. Dan orang-orang yang memisahkan antara agama dan politik berarti ingin menghancurkan Dien (agama) ini dan ingin menyebarkan kekacauan seperti yang terjadi disebagian negeri kaum muslimin. Mereka mengatakan “Agama untuk Allah dan negara untuk bersama”. Ini adalah slogan-slogan jahiliyah</p>
<p>19. Kita berkeyakinan bahwa tidak ada izzah (kemuliaan) dan pertolongan bagi kaum muslimin, hingga mereka mau kembali kepada Kitabullah dan Sunnah Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam</p>
<p>20. Kita membenci kelompok-kelompok baru: Komunisme, Ba’tsi, Nashiry, Sosialisme, dan Rafidhah yang telah keluar dari Islam. Kita berpendapat bahwa manusia sekarang menjadi 2 golongan, yaitu golongan Hizbur Rahman (kelompok Allah), yaitu orang-orang yang melaksanakan rukun-rukun Islam dan Iman tanpa menolak sedikitpun syariat Allah, dan Hizbusysyaithan (kelompok setan), yaitu yang memerangi syariat-syariat Allah</p>
<p>21. Kita mengingkari orang yang membagi agama menjadi “kulit” dan “inti”. Dan ini adalah dakwah yang menghancurkan</p>
<p>22. Kita mengingkari orang yang merasa tidak butuh kepada ilmu Sunnah dan mengatakan “Ini bukan waktu mempelajarinya”. Beginilah orang yang enggan mengamalkan Sunnah Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam</p>
<p>23. Kita berpendapat handaknya kita mendahulukan yang paling penting dari yang penting. Maka wajib bagi seorang muslim untuk bersungguh-sungguh memperbaiki aqidah, kemudian membinasakan komunisme dan Ba’tsiyyah dan itu bisa tercapai dengan persatuan yang berdasarkan Al-Qur’an dan Sunnah</p>
<p>24. Kita berpendapat bahwa jama’ah yang merangkul Rafidhah, Syi’ah, Sufi, dan Sunni tidak bisa menghadapi musuh karena itu tidak akan tercapai kecuali dengan ukuwwah (persaudaraan) yang jujur dan persatuan dalam aqidah</p>
<p>25. Kita mengingkari orang yang berkata dan menyangka bahwa para da’i yang mengajak manusia kembali kepada Allah adalah orang-orang Wahhabi. Kita tahu bahwa mereka memiliki maksud yang sangat jijik dan kotor yaitu ingin memisahkan para ulama dengan masyarakatnya</p>
<p>26. Dakwah kita dan aqidah kita lebih kita cintai dari diri-diri, harta-harta dan anak-anak kita. Kita tidak akan rela menjualnya dengan emas dan uang…Kita suarakan terus dakwah ini sampai pupus harapan orang yang ingin memperalat dakwah ini. Dia mengira dia bisa mendikte kita dengan uang dan harta. Oleh sebab ini, mereka menjadi putus asa untuk membujuk kita dengan harta dan kedudukan</p>
<p>27. Kita membenci pemerintah-pemerintah yang ada, sekedar (sesuai dengan) kejahatan yang mereka lakukan dan kita mencintai sekedar (sesuai dengan) kebaikan yang ada padanya. Kita tidak boleh memberontak kecuali bila kita telah melihat adanya kekafiran yang jelas pada pemerintahan-pemerintahan itu berdasarkan burhan (bukti nyata) dari Allah</p>
<p>Pemerintah yang paling kita benci sekarang adalah pemerintahan ’Aden yang berhaluan komunis lagi Atheis, semoga Allah segera membinasakannya dan menyucikan negeri-negeri Islam darinya</p>
<p>28. Kita menerima bimbingan dan nasehat dari siapa saja, karena kita adalah para penuntut ilmu yang bisa benar dan salah</p>
<p>29. Kita mencintai Ulama Sunnah yang hidup sekarang. Dan kita ingin mengambil faedah dari mereka. Dan kita merasa sedih karena kejumudan sebagian mereka</p>
<p>30. Kita tidak menerima fatwa kecuali berdasarkan Al-Qur’an dan Sunnah Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam yang tsabit (kokoh)</p>
<p>31. Kita mengingkari kepada pihak-pihak yang bertanggung jawab dan sektor lainnya dengan adanya usaha mengunjungi kuburan Lenin dan tokoh-tokoh sesat lainnya untuk menghormati mereka</p>
<p>32. Kita mengingkari pemerintah muslim yang melakukan kerja sama dengan musuh-musuh Islam, baik itu antek-antek Amerika atau komunis</p>
<p>33. Kita mengingkari dakwah-dakwah jahiliyah seperti kesukuan dan fanatisme Arab. Kita menggolongkannya sebagai dakwah-dakwah jahiliyah dan termasuk sebab yang memundurkan umat Islam</p>
<p>34. Kita menunggu seorang mujaddid yang Allah akan memperbaharui agama ini melaluinya. Ini berdasarkan hadits yang diriwayatkan Abu Daud dalam sunannya dari Abu Hurairah radhiyallahu’anhu dari Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam:”Sesungguhnya Allah akan membangkitkan bagi umat ini disetiap 100 tahun orang yang akan memperbaharui untuk mereka agama mereka” Dan kita berharap agar kebangkitan Islam menjadi mudah karenanya</p>
<p>35. Kita berkeyakinan bahwa orang yang mengingkari hadits tentang Al-Mahdi dan Dajjal serta turunnya Isa bin Maryam adalah sesat. Dan bukan yang kita maksudkan imam Mahdi dari kalangan Rafidhah, akan tetapi dari Ahlul bait Nabi yang tergolong Ahlus Sunnah. Dia akan memenuhi bumi dengan keadilan sebagaimana sebelumnya bumi ini telah dipenuhi dengan kezaliman. Kita katakan “yang tergolong Ahlus Sunnah”, karena orang yang mencela Sahabat tidak dianggap adil</p>
<p>36. Ini sekilas tentang aqidah dan dakwah kita. Kalau disebut dengan dalil akan memperpanjang kitab ini. Dan telah kusebut dengan panjang lebar dalam kitab “Al-Makhraj minal Fitnah”. Dan siapa yang memiliki keyakinan yang sebaliknya dari yang telah kita sebutkan ini, maka kami bersedia menerima nasehat jika dia benar dan kami bersedia berdebat jika dia salah serta berpaling darinya jika dia membangkang</p>
<p>Ini yang perlu kita ketahui. Dan ini bukan seluruh dakwah dan aqidah kita, karena dakwah kita berdasarkan Al-Qur’an dan Sunnah dan mengajak kepada Al-Qur’an dan Sunnah. Demikianlah aqidah ini. Cukup Allah bagi kita dan Dia adalah sebaik-baik tempat bertawakal. Tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan izin Allah.</p>
<p>(Diambil dari kitab “Hadzihi Da’watuna wa ‘Aqidatuna hal 11-23 dan dialihbahasakan oleh Muhammad ‘Ali ‘Ishmah Al-Medani)</p>
<p>Sumber artikel : http://www.salafy.or.id/print.php?id_artikel=290</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/izzahluvgreen.wordpress.com/38/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/izzahluvgreen.wordpress.com/38/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/izzahluvgreen.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/izzahluvgreen.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/izzahluvgreen.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/izzahluvgreen.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/izzahluvgreen.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/izzahluvgreen.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/izzahluvgreen.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/izzahluvgreen.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/izzahluvgreen.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/izzahluvgreen.wordpress.com/38/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=izzahluvgreen.wordpress.com&blog=3682995&post=38&subd=izzahluvgreen&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://izzahluvgreen.wordpress.com/2008/08/16/salaf-inilah-aqidah-kita-dan-manhaj-kita/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/ff1260593955e31e9f8404639fc9e040?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">izzahluvgreen</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>The Religion of ISLAM</title>
		<link>http://izzahluvgreen.wordpress.com/2008/08/08/the-religion-of-islam/</link>
		<comments>http://izzahluvgreen.wordpress.com/2008/08/08/the-religion-of-islam/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 08 Aug 2008 09:40:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>izzahluvgreen</dc:creator>
				<category><![CDATA[religi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://izzahluvgreen.wordpress.com/?p=29</guid>
		<description><![CDATA[Bismillahirrahmanirrahiim&#8230;
In the name of Allah, Most Gracious,Most merciful&#8230;
Praise belongs to Allah alone, peace and blessing on the las Prophet, his family and his Companions.
Our creed is to believe in Allah, His Angels, His Books, His Messengers, the Day of Judgement, and Fate whether good or bad.
Islam is a religion based upon the surrender to God [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=izzahluvgreen.wordpress.com&blog=3682995&post=29&subd=izzahluvgreen&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Bismillahirrahmanirrahiim&#8230;<br />
In the name of Allah, Most Gracious,Most merciful&#8230;</p>
<p>Praise belongs to Allah alone, peace and blessing on the las Prophet, his family and his Companions.</p>
<p>Our creed is to believe in Allah, His Angels, His Books, His Messengers, the Day of Judgement, and Fate whether good or bad.</p>
<p>Islam is a religion based upon the surrender to God who is One.The name of the religion, AL ISLAM in Arabic, means at once submission and peace. Islam is the complete submission and obedience to ALLAH SWT.<span id="more-29"></span></p>
<p>Muslims belive that Allah :<br />
1.  He is the one God, Who has no partner.<br />
2.  Nothing is like Him. He is the Creator, not created, nor a part of His creation.<br />
3.  He is All-Powerfull, absolutely Just.<br />
4.  There is no other entity in the entire universe worthy of worship besides Him.<br />
5.  He is First, Last, and Everlasting. He was when nothing was, and will be when         nothing else remains.<br />
6.  He is the All-Knowing, and All-merciful, the Supreme, the Sovereign.<br />
7.  It is only He Who is capable of granting life to anything.<br />
8.  He sent His Messenger (peace be upon them) to guide all of mankind.<br />
9.  He sent Muhammad SAW as the last Prophet ang Messenger for all mankind.<br />
10. His book is the Holy Qur&#8217;an, the only authentic revealed book in the world that       has been kept without change.<br />
11. Allah knows what is in our heart.</p>
<p>Five Pillars of ISLAM :<br />
They are the framework of the Muslim life : faith, prayer, concern for the needy, self-purification, and the pilgrimage ti Makkah for those who are able.</p>
<p>The Holy Qur&#8217;an is the last revealed word of God and the basic source of Islamic techings and laws. It deals with the foundations of creeds, morality, the history of humanity, worship, knowledge, wisdom, the relationship of God to man and man to God, and all aspect of interpersonal relationships.The Quran, as the words of ALLAH, contains as well the legislation of the Muslims, their ways of life and their conduct. It has been revealed in the richest textual format and in occasions that vary from one to another. The Muslims rely on the Tafseer of this book to understand the concepts contained within. Learning the Quran is part of the Islamic faith, at what stage in our lives we ought to start learning this book of ALLAH.</p>
<p>To be continued&#8230;<br />
Adapted from many sources.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/izzahluvgreen.wordpress.com/29/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/izzahluvgreen.wordpress.com/29/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/izzahluvgreen.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/izzahluvgreen.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/izzahluvgreen.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/izzahluvgreen.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/izzahluvgreen.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/izzahluvgreen.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/izzahluvgreen.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/izzahluvgreen.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/izzahluvgreen.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/izzahluvgreen.wordpress.com/29/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=izzahluvgreen.wordpress.com&blog=3682995&post=29&subd=izzahluvgreen&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://izzahluvgreen.wordpress.com/2008/08/08/the-religion-of-islam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/ff1260593955e31e9f8404639fc9e040?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">izzahluvgreen</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>